BuserFakta.net – Kab. Malang
Tiga proyek pembangunan strategis di Balai Besar Inseminasi Buatan [BBIB] Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, telah rampung 100% dan diresmikan sesuai target. Proyek yang bersumber dari APBN Kementerian Pertanian TA 2025 ini dibiayai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara [SBSN] dengan nilai kontrak lebih dari Rp60 miliar.
Kepala Bagian Humas BBIB Singosari, Aldi, menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan telah selesai tepat waktu dan dinyatakan lengkap setelah melalui pemeriksaan oleh Kejaksaan Agung RI dan Badan Pemeriksa Keuangan [BPK].
Ketiga proyek difokuskan pada modernisasi fasilitas BBIB Singosari untuk memperkuat pusat produksi dan distribusi semen beku berkualitas, serta mendukung ketahanan pangan nasional melalui peningkatan populasi sapi perah dan produksi susu,” ujar Aldi pada Senin [18/5/2026].
Rincian Tiga Proyek Strategis
1.Pembangunan Laboratorium Modern
Meliputi pembangunan fisik, pengadaan sarana prasarana, dan peralatan berteknologi tinggi. Laboratorium ini dilengkapi fasilitas untuk evaluasi kualitas sperma hingga pemisahan sperma sesuai kriteria. Standar teknologi tinggi ini bertujuan menjaga konsistensi kualitas genetik unggul guna memenuhi kebutuhan susu nasional.
2.Pembangunan Instalasi Sapi Perah
Lokasi pembangunan dipisahkan dari gedung utama untuk memenuhi prinsip biosekuriti. Instalasi ini berfungsi sebagai stasiun praktik langsung inseminasi buatan dan tempat uji coba penerapan semen beku hasil produksi BBIB. Fasilitas ini dirancang untuk menampung 300 ekor sapi, dilengkapi instalasi pemerahan susu dan unit pendingin penyimpanan.
3.Pembangunan Gedung Utama Pusat Pengembangan Teknologi Inseminasi Buatan [IB]
Gedung ini menjadi pusat pelatihan dan pengembangan kompetensi. Fasilitas yang tersedia meliputi 39 kamar akomodasi, 3 ruang aula multifungsi, ruang kelas, kafe, restoran, dan kolam renang. Jika instalasi sapi digunakan untuk praktik lapangan, gedung utama difokuskan pada teori, administrasi, dan pelatihan.
Pengawasan dan Akuntabilitas
Seluruh proses pembangunan diawasi ketat oleh Bappenas dan dikawal oleh Kejaksaan Agung RI untuk memastikan transparansi serta mendukung prioritas nasional dalam penguatan populasi sapi dan peningkatan produksi susu.
Dengan beroperasinya fasilitas baru ini, BBIB Singosari diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sebagai pusat pengembangan teknologi inseminasi buatan dan memperkuat ekosistem peternakan nasional.
(Red)
























