Buser Fakta
Sunday, August 2, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Pendidikan
    SDN Wancimekar II Gelar Tari Tradisional Meriahkan Puncak Kelulusan Dan Kenaikan Kelas Tahun Ajaran 2025 – 2026

    SDN Wancimekar II Gelar Tari Tradisional Meriahkan Puncak Kelulusan Dan Kenaikan Kelas Tahun Ajaran 2025 – 2026

    Pungutan Rp250 Ribu di SDN Telagasari 2: Kepsek Sebut Semua Sekolah Begitu

    Pungutan Rp250 Ribu di SDN Telagasari 2: Kepsek Sebut Semua Sekolah Begitu

    Disdikpora Pandeglang Perketat Pengawasan SPMB 2026, Kepala Sekolah Diminta Patuhi Juknis

    Disdikpora Pandeglang Perketat Pengawasan SPMB 2026, Kepala Sekolah Diminta Patuhi Juknis

    Kepala Desa Tak Boleh Jadi Komite Sekolah, GOA-BANTEN Tagih Langkah Nyata Disdikpora Pandeglang

    Kepala Desa Tak Boleh Jadi Komite Sekolah, GOA-BANTEN Tagih Langkah Nyata Disdikpora Pandeglang

    Menjelang PPDB 2026/2027 Disdikbud Kota Malang Tegaskan Sistem Zonasi Berbasis Koordinat:Akurat Terbuka

    Menjelang PPDB 2026/2027 Disdikbud Kota Malang Tegaskan Sistem Zonasi Berbasis Koordinat:Akurat Terbuka

    Nasib PTS Kian Terjepit, Rektor UNIJI Jakarta Minta Pemerintah Beri Perhatian Khusus

    Nasib PTS Kian Terjepit, Rektor UNIJI Jakarta Minta Pemerintah Beri Perhatian Khusus

    Fasilitas Pendidikan Ditingkatkan SMPN 2 Curugkembar Terima Bantuan Revitalisasi

    Fasilitas Pendidikan Ditingkatkan SMPN 2 Curugkembar Terima Bantuan Revitalisasi

    Prof.Dr.Muhammad,M.Ag.  Jadi Pembicara Dikancah International Di Kanada

    Prof.Dr.Muhammad,M.Ag. Jadi Pembicara Dikancah International Di Kanada

    SPMB 2026/2027 Jadi Sorotan, Munjirin Ingatkan Pentingnya Keadilan dan Transparansi Penerimaan Murid Baru

    SPMB 2026/2027 Jadi Sorotan, Munjirin Ingatkan Pentingnya Keadilan dan Transparansi Penerimaan Murid Baru

    Moh Asrar Abd Samad : Marwah Negara Ditentukan oleh Integritas Penegakan Hukum

    Moh Asrar Abd Samad : Marwah Negara Ditentukan oleh Integritas Penegakan Hukum

  • Lifestyle
    • All
    • food
    • Health
    • Mancanegara
    Pasangan Muda NISA & amp;  DWIKI Hadirkan  DONAT KENTANG PREMIUM Di Sentul City

    Pasangan Muda NISA & amp; DWIKI Hadirkan DONAT KENTANG PREMIUM Di Sentul City

    RS Ananda Babelan Terancam Dilaporkan Terkait Dugaan Pemberian Obat Kadaluwarsa

    RS Ananda Babelan Terancam Dilaporkan Terkait Dugaan Pemberian Obat Kadaluwarsa

    Skandal Pelayanan RSUD Berkah Pandeglang: Obat Kosong, Pasien BPJS Terlantar

    Skandal Pelayanan RSUD Berkah Pandeglang: Obat Kosong, Pasien BPJS Terlantar

    Xi Jinping Sampaikan Duka Cita atas Kebakaran Hebat Apartemen Hong Kong

    Xi Jinping Sampaikan Duka Cita atas Kebakaran Hebat Apartemen Hong Kong

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Pendidikan
    SDN Wancimekar II Gelar Tari Tradisional Meriahkan Puncak Kelulusan Dan Kenaikan Kelas Tahun Ajaran 2025 – 2026

    SDN Wancimekar II Gelar Tari Tradisional Meriahkan Puncak Kelulusan Dan Kenaikan Kelas Tahun Ajaran 2025 – 2026

    Pungutan Rp250 Ribu di SDN Telagasari 2: Kepsek Sebut Semua Sekolah Begitu

    Pungutan Rp250 Ribu di SDN Telagasari 2: Kepsek Sebut Semua Sekolah Begitu

    Disdikpora Pandeglang Perketat Pengawasan SPMB 2026, Kepala Sekolah Diminta Patuhi Juknis

    Disdikpora Pandeglang Perketat Pengawasan SPMB 2026, Kepala Sekolah Diminta Patuhi Juknis

    Kepala Desa Tak Boleh Jadi Komite Sekolah, GOA-BANTEN Tagih Langkah Nyata Disdikpora Pandeglang

    Kepala Desa Tak Boleh Jadi Komite Sekolah, GOA-BANTEN Tagih Langkah Nyata Disdikpora Pandeglang

    Menjelang PPDB 2026/2027 Disdikbud Kota Malang Tegaskan Sistem Zonasi Berbasis Koordinat:Akurat Terbuka

    Menjelang PPDB 2026/2027 Disdikbud Kota Malang Tegaskan Sistem Zonasi Berbasis Koordinat:Akurat Terbuka

    Nasib PTS Kian Terjepit, Rektor UNIJI Jakarta Minta Pemerintah Beri Perhatian Khusus

    Nasib PTS Kian Terjepit, Rektor UNIJI Jakarta Minta Pemerintah Beri Perhatian Khusus

    Fasilitas Pendidikan Ditingkatkan SMPN 2 Curugkembar Terima Bantuan Revitalisasi

    Fasilitas Pendidikan Ditingkatkan SMPN 2 Curugkembar Terima Bantuan Revitalisasi

    Prof.Dr.Muhammad,M.Ag.  Jadi Pembicara Dikancah International Di Kanada

    Prof.Dr.Muhammad,M.Ag. Jadi Pembicara Dikancah International Di Kanada

    SPMB 2026/2027 Jadi Sorotan, Munjirin Ingatkan Pentingnya Keadilan dan Transparansi Penerimaan Murid Baru

    SPMB 2026/2027 Jadi Sorotan, Munjirin Ingatkan Pentingnya Keadilan dan Transparansi Penerimaan Murid Baru

    Moh Asrar Abd Samad : Marwah Negara Ditentukan oleh Integritas Penegakan Hukum

    Moh Asrar Abd Samad : Marwah Negara Ditentukan oleh Integritas Penegakan Hukum

  • Lifestyle
    • All
    • food
    • Health
    • Mancanegara
    Pasangan Muda NISA & amp;  DWIKI Hadirkan  DONAT KENTANG PREMIUM Di Sentul City

    Pasangan Muda NISA & amp; DWIKI Hadirkan DONAT KENTANG PREMIUM Di Sentul City

    RS Ananda Babelan Terancam Dilaporkan Terkait Dugaan Pemberian Obat Kadaluwarsa

    RS Ananda Babelan Terancam Dilaporkan Terkait Dugaan Pemberian Obat Kadaluwarsa

    Skandal Pelayanan RSUD Berkah Pandeglang: Obat Kosong, Pasien BPJS Terlantar

    Skandal Pelayanan RSUD Berkah Pandeglang: Obat Kosong, Pasien BPJS Terlantar

    Xi Jinping Sampaikan Duka Cita atas Kebakaran Hebat Apartemen Hong Kong

    Xi Jinping Sampaikan Duka Cita atas Kebakaran Hebat Apartemen Hong Kong

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Sentilan Nalar Bangsa Institute : Kritik Tanpa Konteks Berisiko Melemahkan Kepercayaan Publik

Pimred BFN by Pimred BFN
March 11, 2026
in Daerah
0
Sentilan Nalar Bangsa Institute : Kritik Tanpa Konteks Berisiko Melemahkan Kepercayaan Publik
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

BuserFakta.net – Jakarta
Pernyataan Jusuf Kalla yang menyarankan pemerintah mengevaluasi sejumlah kebijakan karena dianggap membebani APBN perlu ditempatkan dalam perspektif yang lebih utuh. Kata Direktur Nalar Bangsa Institute, Bin Bin Firman Tresnadi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan Selasa, (10/3/2026).

Menurut Bin Bin Firman Tresnadi Kritik terhadap kebijakan publik tentu sah, dan bahkan diperlukan dalam demokrasi. Namun kritik yang tidak disertai pemahaman atas arah strategis pembangunan justru berisiko menimbulkan kesan keliru di tengah publik.

RELATED POSTS

Diduga Diselewengkan 3 Ekor Sapi Ketahanan Pangan Desa Koraji Hilang Jejak, GOA-B Desak APH Usut Tuntas

Hari Bayangkara Ke-80 Kapolresta Malang Kota Ziarah Ke Makan korban Kanjuruhan, Teguhkan Komitmen Pengabdian Yang Humanis

“Sejumlah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto—mulai dari Program makan bergizi gratis, Penguatan koperasi desa, hingga berbagai kebijakan yang mendorong kemandirian ekonomi nasional—dipersepsikan sebagai beban fiskal yang berpotensi memperbesar defisit APBN. Cara pandang semacam ini terlalu menyederhanakan fungsi APBN hanya sebagai neraca pengeluaran negara,” Papar Bin Bin Firman Tresnadi.

“Dalam ekonomi pembangunan modern, Belanja negara bukan semata-mata beban, melainkan instrumen investasi sosial dan ekonomi. Program Makan Bergizi Gratis, misalnya, Tidak dapat dilihat hanya dari sisi pengeluaran tahunan.

Program ini adalah investasi pada kualitas Sumber Daya Manusia, upaya sistematis menekan stunting, serta langkah strategis membangun generasi produktif yang akan menentukan daya saing Indonesia di masa depan,” terangnya.

Demikian pula penguatan Koperasi Desa dan Ekonomi rakyat. Dalam kerangka pembangunan nasional, Desa bukan sekadar wilayah administratif, melainkan Basis produksi dan Distribusi ekonomi. Ketika desa diperkuat melalui koperasi dan sistem ekonomi lokal, yang sedang dibangun sesungguhnya adalah fondasi ketahanan ekonomi nasional.

“Di sinilah kritik yang terlalu cepat menyimpulkan, Bahwa program-program tersebut sebagai beban fiskal menjadi tidak tepat. APBN memang harus dikelola secara disiplin, tetapi disiplin fiskal tidak boleh dimaknai sebagai pengetatan yang menghambat investasi sosial jangka panjang,” ujar Bin Bin Firman Tresnadi.

Presiden Prabowo Subianto sendiri berulang kali menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya diukur dari stabilitas anggarannya, Tetapi juga dari kemampuannya melindungi rakyat dan membangun masa depan generasi berikutnya. Dalam berbagai kesempatan, ia menyampaikan Bahwa negara harus hadir secara nyata dalam menjamin kesejahteraan rakyat dan memperkuat fondasi ekonomi nasional.

“Karena itu, Kebijakan fiskal yang ekspansif pada sektor-sektor strategis tidak otomatis identik dengan pemborosan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana belanja negara diarahkan untuk menghasilkan dampak struktural: memperkuat produksi domestik, meningkatkan kualitas manusia Indonesia, dan mengurangi ketergantungan ekonomi pada faktor eksternal,” ungkapnya.

“Kita juga tidak boleh menutup mata bahwa tekanan terhadap APBN tidak semata-mata berasal dari kebijakan domestik. Gejolak harga energi global, konflik geopolitik, serta dinamika ekonomi dunia merupakan faktor eksternal yang selalu memengaruhi stabilitas fiskal negara mana pun,” terang Bin Bin Firman Tresnadi.

“Di tengah situasi global yang tidak pasti, yang dibutuhkan justru adalah konsolidasi nasional untuk mendukung agenda pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah. Kritik tetap penting, tetapi kritik yang konstruktif seharusnya memberikan perspektif solusi dan tidak menimbulkan persepsi seolah-olah negara sedang berjalan menuju krisis,” tambahnya.

Sebagai bangsa, Kita membutuhkan perdebatan kebijakan yang sehat. Namun perdebatan itu seharusnya memperkuat arah pembangunan, Bukan menciptakan kegaduhan yang dapat melemahkan kepercayaan publik terhadap upaya pemerintah membangun kemandirian ekonomi nasional.

“Pembangunan adalah Proses panjang yang membutuhkan Kesabaran, Konsistensi, dan dukungan bersama. Yang diperlukan saat ini bukanlah sikap memancing di air keruh, melainkan kontribusi pemikiran yang jernih demi kepentingan bangsa yang lebih besar,” tegas Bin Bin Firman Tresnadi.

“Kritik tentu sah, Tetapi kritik yang dibangun di atas framing krisis tanpa konteks pembangunan justru berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap agenda transformasi ekonomi nasional,” ujar Bin Bin Firman Tresnadi.

“Jika benar ingin membantu negara, Kritik seharusnya diberikan dalam kerangka solusi strategis—bukan sekadar komentar yang memberi amunisi bagi mereka yang sejak awal tidak pernah menginginkan pemerintahan ini berhasil,” tegas Bin Bin Firman Tresnadi.

“Karena pada akhirnya, Bangsa ini membutuhkan kerja bersama, Bukan elite yang memancing di air keruh dan membokong dari belakang,” Pungkas Bin Bin Firman Tresnadi.

Reporter : Edo

BuserFakta net – Jakarta

Pernyataan Jusuf Kalla yang menyarankan pemerintah mengevaluasi sejumlah kebijakan karena dianggap membebani APBN perlu ditempatkan dalam perspektif yang lebih utuh. Kata Direktur Nalar Bangsa Institute, Bin Bin Firman Tresnadi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan Selasa, (10/3/2026).

Menurut Bin Bin Firman Tresnadi Kritik terhadap kebijakan publik tentu sah, dan bahkan diperlukan dalam demokrasi. Namun kritik yang tidak disertai pemahaman atas arah strategis pembangunan justru berisiko menimbulkan kesan keliru di tengah publik.

“Sejumlah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto—mulai dari Program makan bergizi gratis, Penguatan koperasi desa, hingga berbagai kebijakan yang mendorong kemandirian ekonomi nasional—dipersepsikan sebagai beban fiskal yang berpotensi memperbesar defisit APBN. Cara pandang semacam ini terlalu menyederhanakan fungsi APBN hanya sebagai neraca pengeluaran negara,” Papar Bin Bin Firman Tresnadi.

“Dalam ekonomi pembangunan modern, Belanja negara bukan semata-mata beban, melainkan instrumen investasi sosial dan ekonomi. Program Makan Bergizi Gratis, misalnya, Tidak dapat dilihat hanya dari sisi pengeluaran tahunan.

Program ini adalah investasi pada kualitas Sumber Daya Manusia, upaya sistematis menekan stunting, serta langkah strategis membangun generasi produktif yang akan menentukan daya saing Indonesia di masa depan,” terangnya.

Demikian pula penguatan Koperasi Desa dan Ekonomi rakyat. Dalam kerangka pembangunan nasional, Desa bukan sekadar wilayah administratif, melainkan Basis produksi dan Distribusi ekonomi. Ketika desa diperkuat melalui koperasi dan sistem ekonomi lokal, yang sedang dibangun sesungguhnya adalah fondasi ketahanan ekonomi nasional.

“Di sinilah kritik yang terlalu cepat menyimpulkan, Bahwa program-program tersebut sebagai beban fiskal menjadi tidak tepat. APBN memang harus dikelola secara disiplin, tetapi disiplin fiskal tidak boleh dimaknai sebagai pengetatan yang menghambat investasi sosial jangka panjang,” ujar Bin Bin Firman Tresnadi.

Presiden Prabowo Subianto sendiri berulang kali menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya diukur dari stabilitas anggarannya, Tetapi juga dari kemampuannya melindungi rakyat dan membangun masa depan generasi berikutnya. Dalam berbagai kesempatan, ia menyampaikan Bahwa negara harus hadir secara nyata dalam menjamin kesejahteraan rakyat dan memperkuat fondasi ekonomi nasional.

“Karena itu, Kebijakan fiskal yang ekspansif pada sektor-sektor strategis tidak otomatis identik dengan pemborosan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana belanja negara diarahkan untuk menghasilkan dampak struktural: memperkuat produksi domestik, meningkatkan kualitas manusia Indonesia, dan mengurangi ketergantungan ekonomi pada faktor eksternal,” ungkapnya.

“Kita juga tidak boleh menutup mata bahwa tekanan terhadap APBN tidak semata-mata berasal dari kebijakan domestik. Gejolak harga energi global, konflik geopolitik, serta dinamika ekonomi dunia merupakan faktor eksternal yang selalu memengaruhi stabilitas fiskal negara mana pun,” terang Bin Bin Firman Tresnadi.

“Di tengah situasi global yang tidak pasti, yang dibutuhkan justru adalah konsolidasi nasional untuk mendukung agenda pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah. Kritik tetap penting, tetapi kritik yang konstruktif seharusnya memberikan perspektif solusi dan tidak menimbulkan persepsi seolah-olah negara sedang berjalan menuju krisis,” tambahnya.

Sebagai bangsa, Kita membutuhkan perdebatan kebijakan yang sehat. Namun perdebatan itu seharusnya memperkuat arah pembangunan, Bukan menciptakan kegaduhan yang dapat melemahkan kepercayaan publik terhadap upaya pemerintah membangun kemandirian ekonomi nasional.

“Pembangunan adalah Proses panjang yang membutuhkan Kesabaran, Konsistensi, dan dukungan bersama. Yang diperlukan saat ini bukanlah sikap memancing di air keruh, melainkan kontribusi pemikiran yang jernih demi kepentingan bangsa yang lebih besar,” tegas Bin Bin Firman Tresnadi.

“Kritik tentu sah, Tetapi kritik yang dibangun di atas framing krisis tanpa konteks pembangunan justru berpotensi melemahkan kepercayaan publik terhadap agenda transformasi ekonomi nasional,” ujar Bin Bin Firman Tresnadi.

“Jika benar ingin membantu negara, Kritik seharusnya diberikan dalam kerangka solusi strategis—bukan sekadar komentar yang memberi amunisi bagi mereka yang sejak awal tidak pernah menginginkan pemerintahan ini berhasil,” tegas Bin Bin Firman Tresnadi.

“Karena pada akhirnya, Bangsa ini membutuhkan kerja bersama, Bukan elite yang memancing di air keruh dan membokong dari belakang,” Pungkas Bin Bin Firman Tresnadi.

Reporter : Edo

ShareSend
Pimred BFN

Pimred BFN

Related Posts

Diduga Diselewengkan 3 Ekor Sapi Ketahanan Pangan Desa Koraji Hilang Jejak, GOA-B Desak APH Usut Tuntas

Diduga Diselewengkan 3 Ekor Sapi Ketahanan Pangan Desa Koraji Hilang Jejak, GOA-B Desak APH Usut Tuntas

by Pimred BFN
July 3, 2026
0

BuserFakta.news - PANDEGLANG Gabungan Organisasi Wartawan dan Lembaga Banten (GOW-B) bersama aliansi masyarakat mendatangi Kantor Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten,...

Hari Bayangkara Ke-80 Kapolresta Malang Kota Ziarah Ke Makan korban Kanjuruhan, Teguhkan Komitmen Pengabdian Yang Humanis

Hari Bayangkara Ke-80 Kapolresta Malang Kota Ziarah Ke Makan korban Kanjuruhan, Teguhkan Komitmen Pengabdian Yang Humanis

by Pimred BFN
July 2, 2026
0

BuserFakta.news – MALANG KOTA Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di lingkungan Polresta Malang Kota berlangsung dengan penuh kesederhanaan namun makna yang...

FPWI Endus Dugaan Kongkalikong Dalam Penunjukan Plt Kepala Sekolah Di Disdikpora Pandeglang

FPWI Endus Dugaan Kongkalikong Dalam Penunjukan Plt Kepala Sekolah Di Disdikpora Pandeglang

by Pimred BFN
July 2, 2026
0

BuserFakta.news - PANDEGLANG Forum Persaudaraan Wartawan Indonesia (FPWI) mengendus adanya aroma tidak sedap dalam kebijakan pengisian kekosongan jabatan kepala sekolah,...

Peringati Hari Bayangkara Ke-80, Polda Jatim Tekankan Transformasi Pelayanan Dan Sinergi Bangun Kepercayaan Publik

Peringati Hari Bayangkara Ke-80, Polda Jatim Tekankan Transformasi Pelayanan Dan Sinergi Bangun Kepercayaan Publik

by Pimred BFN
July 2, 2026
0

BuserFakta.news – SURABAYA Polda Jawa Timur gelar upacara khidmat memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (1/7/2026)....

Polres  Tanjung Priok Gelar Doa Bersama Berikan Penghargaan Kepada Personel Berprestasi Di Hari Bhayangkara Ke-80

Polres Tanjung Priok Gelar Doa Bersama Berikan Penghargaan Kepada Personel Berprestasi Di Hari Bhayangkara Ke-80

by Pimred BFN
July 1, 2026
0

BuserFakta.news - Jakarta : Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya menggelar...

Next Post
Sentilan Nalar Bangsa Institute : Kritik Tanpa Konteks Berisiko Melemahkan Kepercayaan Publik

Sentilan Nalar Bangsa Institute : Kritik Tanpa Konteks Berisiko Melemahkan Kepercayaan Publik

Skandal Pelayanan RSUD Berkah Pandeglang: Obat Kosong, Pasien BPJS Terlantar

Skandal Pelayanan RSUD Berkah Pandeglang: Obat Kosong, Pasien BPJS Terlantar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECOMMENDED

Wali kota Malang Wahyu Tetapkan Dandung Djuharjanto Sebagai PLH Sekda Dan Usulkan Jadi PJ Sekda

Wali kota Malang Wahyu Tetapkan Dandung Djuharjanto Sebagai PLH Sekda Dan Usulkan Jadi PJ Sekda

August 1, 2026
Purnawirawan, PNS Purna Tugas & Warakawuri Kodam Udayana Mohon Kebijakan Presiden Prabowo, Pengosongan Rumah Dinas

Purnawirawan, PNS Purna Tugas & Warakawuri Kodam Udayana Mohon Kebijakan Presiden Prabowo, Pengosongan Rumah Dinas

August 1, 2026

MOST VIEWED

  • Perangkat Desa Tamansari, Diperiksa Tipikor Polres Jember Atas Dugaan Korupsi 44,7 Hektar TKD Terbongkar

    Perangkat Desa Tamansari, Diperiksa Tipikor Polres Jember Atas Dugaan Korupsi 44,7 Hektar TKD Terbongkar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Desa Pakis Kembar Desak Pihak Terkait Tutup Kandang Sapi, Diduga Ilegal Dan Limbahnya Resahkan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berkedok Kios Minuman Aqua, Warung Aceh Diduga Jual Obat Terlarang Tramadol & Hexymer APH Diminta Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Matikan CCTV Saat Aniaya, Sekap 2 Jam Karyawan: Sarang Kopi Kafe Muyorejo Sukun Diduga Miliki Catatan Hitam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP WHUUSH Jawa Barat Jalin Kolaborasi Strategis dengan Aliansi Ojol Cianjur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Buser Fakta

© 2025 Buser Fakta - Website by D-IT Development.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Redaksi
  • Politik
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Otomotif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sports
  • Mancanegara
  • Lifestyle
  • Travel
  • Tech
  • Health
  • Food

© 2025 Buser Fakta - Website by D-IT Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In