BuserFakta net – Kapuas Hulu Kalbar, Menjelang bulan suci Ramadhan, masyarakat Kapuas Hulu dihebohkan dengan kelangkaan subsidi BBM jenis Pertalite. Salah satu warga, Her, mengungkapkan bahwa dirinya membeli Pertalite dengan harga Rp 17.000 per liter, dan itu pun tidak semua tempat yang menjualnya.
“Saya mohon kepada DPRD dan pemerintah, jangan tinggal diam dan pura-pura tidak tahu dengan kondisi masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM tersebut.” kata dia. Ia berharap agar pemerintah dan DPRD dapat segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah kelangkaan BBM.
Ia juga meminta agar pemerintah dapat memastikan bahwa subsidi BBM dapat dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan hanya oleh mereka yang tidak dapat menikmatinya.
“Kami mohon agar pemerintah dapat melakukan pengawasan yang ketat terhadap distribusi subsidi BBM, sehingga tidak ada lagi penyelewengan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.
Warga Kapuas Hulu berharap agar pemerintah dan DPRD dapat segera menyelesaikan masalah kelangkaan BBM, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lancar dan tidak terganggu oleh kesulitan mendapatkan BBM.
“Kami berharap agar pemerintah dan DPRD dapat mendengar aspirasi kami dan segera mengambil tindakan yang tepat untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Her.
***DH***























